Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Kelelahan Emosional dan Aspek-aspek Kelelahan Emosional Menurut Para Ahli

Pengertian Kelelahan Emosional dan Aspek-aspek Kelelahan Emosional Menurut Para Ahli - Aktivitas sehari-hari membuat manusia banyak mengalami situasi dan kondisi dimana mereka harus menguras emosinya. Cenderung emosi-emosi yang ditampilkan berupa senang, sedih, haru, dan lain sebagainya. Tahukah anda bahwa emosi juga bisa berefek pada diri manusia apa lagi terjadi secara terus menerus. Inilah yang dinamakan kelelahan emosional, universitaspsikologi.com telah merangkumnya pada tulisan di bawah ini agar bisa dibahas.

Pengertian Kelelahan Emosional

Maslach dan Jackson (dalam Miranda, 2013) menyatakan kelelahan emosional adalah suatu perasaan yang emosional berlebihan dan sumber daya emosional seseorang yang telah habis  dialirkan oleh kontak seseorang dengan orang lain. Kelelahan emosional selalu didahului oleh satu gejala umum, yaitu timbulnya rasa cemas setiap ingin memulai bekerja.

Kelelahan emosi didefinisikan oleh Churiyah (dalam Putri dan Budiani, 2013) sebagai kelelahan para individu yang berhubungan dengan perasaan pribadi yang ditandai dengan rasa tidak berdaya dan depresi. Kelelahan emosional merupakan sebuah keadaan ketidakseimbangan psikis dalam tubuh. Kelelahan emosional ditandai oleh kurangnya tenaga/energi dan menyerap sumber daya emosional secara berlebihan. Kelelahan emosional yang menimpa seseorang berpengaruh kuat terhadap kepuasan kerja dan terhadap kinerjanya (Meilantifa, 2018).

Pines dkk (dalam Meilantifa, 2018) mengemukakan kelelahan emosional adalah kelelahan pada individu yang berhubungan dengan perasaan pribadi yang ditandai dengan rasa tidak berdaya dan depresi. Kelelahan emosional merupakan respon terhadap stres yang berlebihan atau akibat ketidakpuasan dalam pekerjaan (Christianto dan Putra, 2016). Kelelahan emosional mengacu pada perasaan yang emosional berlebihan dan sumber daya emosional seseorang yang telah habis yang dialirkan oleh kontak seseorang dengan orang lain (Ahsyari, 2015).

Kelelahan Emosional menurut Freudenberger (dalam Rante, 2013) adalah suatu respons individual yang unik terhadap stres yang dialami diluar kelaziman pada hubungan interpersonal karena dorongan emosional yang kuat, timbulnya perasaan seakan-akan tak ada orang yang membantunya, depresim perasaan terbelenggu dan putus asa. Kelelahan emosional dapat diartikan juga yaitu suatu keadaan emosional yang terjadi terus-menerus yang mengakibatkan suatu ketegangan psikis (jiwa) karena adanya tekanan dari pekerjaannya (Putri dan Budiani, 2013). Selain itu kelelahan emosional dapat diartikan sebagai respon terhadap stres yang berlebihanatau akibat ketidakpuasan dalam pekerjaan (Christianto dan Putra, 2016).

Pengertian Kelelahan Emosional dan Aspek-aspek Kelelahan Emosional Menurut Para Ahli
Pengertian Kelelahan Emosional
Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan Locus Control?
Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan kelelahan emosional adalah suatu keadaan yang terjadi saat ketidakseimbangan psikis dalam tubuh yang ditandai dengan kurangnya energi dan terkurasnya sumber daya emosional secara berlebihan serta timbul perasaan tidak berdaya.

Aspek-aspek Kelelahan Emosional

Menurut Maslach dan Jakson (dalam Miranda, 2013) ada tiga aspek dalam kelelahan emosional:

a. Fisik

Fisik individu ditandai dengan meningkatnya detak jantung dan tekanan darah, gangguan lambung (gangguan gastrointestinal), mudah terluka, mudah lelah secara fisik, kematian, gangguan pernafasan, lebih sering berkeringat, kepala pusing (migrant), kanker, ketegangan otot serta problem tidur (seperti sulit tidur, terlalu banyak tidur).

b. Emosi

Emosi terdapat di dalam komponen afektif manusia. Kelelahan di dalam hal emosi yaitu: mudah lupa, sulit konsentrasi, mudah menangis, mengalami kebosanan, tidak percaya diri, putus asa, mudah cemas, gelisah, sulit beradaptasi, mengurung diri, mudah marah, dan kesepian.

c. Mental

Mental merupakan kelelahan yang berupa kecemasan, ketegangan, bingung, sensitive, memendam perasaan, komunikasi tidak efektif, mengurung diri, kesepian, depresi, dan mengasingkan diri, ketidakpuasan kerja, lelah mental, menurunnya fungsi intelektual, kehilangan spontanitas dan kreatifitas, kehilangan semangat hidup, serta menurunnya harga diri dan rasa percaya diri.
Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan bahwa aspek dari kelelahan emosional terdiri dari fisik, emosi, dan mental.

Faktor-faktor Kelelahan Emosional

Houkes (dalam Meilathifa, 2018) menguraikan faktor-faktor yang menyebabkan kelelahan emosional, yaitu:
  • Beban kerja (workload), yaitu tekanan yang timbul dari pekerjaan yang dikerjakan seseorang.
  • Tekanan waktu (time pressure), yaitu timbul dari ketegangan yang dihadapi oleh seseorang dalam menyelesaikan pekerjaannya, dimana ketegangan itu dapat timbul dari sebuah tuntutan penyelesaian pekerjaan (deadline).
  • Kurangnya dukungan sosial (lack of social support) yaitu keadaan dimana terjadi kekurangan terhadap dukungan dari orang-orang di sekitarnya untuk melakukan pekerjaan.
  • Stress karena peran (role stress), diartikan bahwa seseorang mengalami sebuah ambiguitas terhadap pekerjaannya dan tengah menghadapi konflik dalam pekerjaannya.
Berdasarkan uraian diatas dapat disimpulkan faktor dari kelelahan emosional terdiri dari beban kerja (workload), tekanan waktu (time pressure), kurangnya dukungan sosial (lack of social support), dan stres karena peran (role stress).

Sekian artikel Universitas Psikologi tentang Pengertian Kelelahan Emosional dan Aspek-aspek Kelelahan Emosional Menurut Para Ahli. Semoga bermanfaat.
Universitas Psikologi
Universitas Psikologi Media belajar ilmu psikologi terlengkap yang berisi kumpulan artikel dan tips psikologi terbaru hanya di universitaspsikologi.com | Mari kita belajar psikologi dengan cara yang menyenangkan.

Posting Komentar untuk "Pengertian Kelelahan Emosional dan Aspek-aspek Kelelahan Emosional Menurut Para Ahli"

Berlangganan via Email