Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Social Intelligence dan Aspek-aspek Kecerdasan Sosial Menurut Para Ahli

Pengertian Social Intelligence dan Aspek-aspek Kecerdasan Sosial Menurut Para Ahli - Manusia adalah makhluk sosial yang mana manusia tidak dapat hidup sendiri. Manusia harus hidup berdampingan bersama orang lain, maka diperlukannya sebuah interaksi dan lain sebagainya (aktivitas sosial). Sebagian orang dianugerahi kecerdasan sosial, atau kemampuan yang baik dalam bersosial. Kecerdasan sosial atau yang biasa dikenal dengan sebutan social intelligence adalah hal penting yang harus dimiliki oleh setiap manusia. Untuk lebih lanjutnya silahkan dibaca pada tulisan berikut ini.

Pengertian Social Intelligence

Menurut Thorndike, psikolog Amerika Serikat, mengklasifikasikan kecerdasan menjadi tiga tipe, yaitu kecerdasan riil (concrete intelligence), kecerdasan abstrak (abstract intelligence), dan kecerdasan sosial (social intelligence). Kecerdasan sosial dikenal sebagai kemampuan untuk memahami dan mengelola orang lain baik laki-laki dan perempuan (Thorndike dalam Goleman, 2016).

Social intelligence atau kecerdasan sosial merupakan kemampuan mengatur emosi dan perilaku untuk menjalin interaksi yang efektif dengan orang lain atau lingkungannya. Kecerdasan sosial adalah ukuran kemampuan diri seseorang dalam pergaulan di masyarakat dan kemampuan berinteraksi sosial dengan orang-orang di sekeliling atau sekitarnya. Orang dengan kecerdasan sosial tinggi tidak akan menemui kesulitan saat memulai suatu interaksi dengan seseorang atau sebuah kelompok baik kelompok kecil maupun besar. Ia dapat memanfaatkan dan menggunakan kemampuan otak dan bahasa tubuhnya untuk membaca teman bicaranya (Goleman, 2016).

Kecerdasan sosial adalah kemampuan seseorang untuk memahami lingkungannya secara optimal dan bereaksi dengan tepat untuk sukses secara sosial (Foleno dalam Ganaie, 2015). Kecerdasan sosial merupakan kemampuan mencapai kematangan pada kesadaran berpikir dan bertindak untuk menjalankan peran manusia sebagai makhluk sosial di dalam menjalin hubungan dengan lingkungan atau kelompok masyarakat (Syamsu dalam Putra, 2016).
Pengertian Social Intelligence dan Aspek-aspek Kecerdasan Sosial Menurut Para Ahli
Kecerdasan Sosial (Social Intelligence)
Baca juga: Penjelasan Delinkuensi dari Kacamata Ilmu Psikologi
Berdasarkan teori-teori yang telah diuraikan diatas maka dapat disimpulkan bahwa social intelligence adalah kemampuan untuk memahami dan mengelola hubungan, mengatur emosi dan perilaku untuk menjalin interaksi yang efektif dengan orang lain atau lingkungannya sehingga kedua belah pihak berada dalam situasi saling menguntungkan dan menimbulkan keefektifan dalam berinteraksi.

Aspek-aspek Kecerdasan Sosial

Aspek-aspek kecerdasan sosial diorganisir ke dalam dua kategori besar yaitu kesadaran sosial, apa yang kita rasakan tentang orang lain- dan fasilitas sosial, apa yang kemudian kita lakukan dengan kesadaran itu (Goleman, 2016).

a. Kesadaran sosial

Kesadaran sosial merujuk secara instan merasa keadaan batiniah orang lain sampai memahami perasaan dan pikirannya, untuk mendapatkan situasi sosial yang baik, ada beberapa komponen yaitu:

a) Memiliki empati dasar

Suatu kemampuan untuk merasakan isyarat-isyarat emosi nonverbal dengan orang lain dalam berinteraksi dengan orang lain. Dan kemampuan merasakan emosi orang lain berupa sebuah kemampuan yang berlangsung cepat dan spontan atau muncul dan gagal dengan cepat dan otomatis.

b) Kemampuan penyelarasan

Perhatian yang melampaui empati sesaat yang bertahan untuk melancarkan hubungan yang baik, yaitu dengan menawarkan perhatian total kepada seseorang dan mendengarkan sepenuhnya, berusaha memahami orang lain lebih daripada menyampaikan maksud tertentu. Mendengarkan secara mendalam merupakan kemampuan alamiah.

c) Kemampuan ketepatan empatik

Ketepatan empatik dibangun di atas empati dasar namun menambahkan suatu pengertian lagi yaitu adanya suatu kemampuan untuk memahami pikiran, perasaan dan maksud orang lain dalam berinteraksi dengan orang lain sehingga tercipta interaksi yang baik dan harmonis.

d) Kemampuan pengertian sosial

Pengertian sosial merupakan aspek keempat dari kesadaran sosial adalah pengetahuan tentang bagaimana dunia sosial itu sebenarnya bekerja. Orang yang memiliki kemahiran dalam proses mental ini tahu apa yang di harapkan dalam kebanyakan situasi sosial. Kemahiran sosial ini dapat di lihat pada diri mereka yang secara tepat membaca arus-arus politik dalam sebuah organisasi.

b. Fasilitas sosial

Semata-mata dengan merasakan bagaimana orang lain merasa, atau mengetahui apa yang mereka pikirkan tidak akan menjamin interaksi yang kaya, maka dari itu adanya fasilitas sosial, namun fasilitas sosial juga bertumpu pada kesadaran sosial untuk memungkinkan interaksi yang mulus dan efektif, yang meliputi:

a) Kemampuan sinkroni

Berinteraksi secara mulus pada tingkat nonverbal. Sebagai landasan fasilitas sosial, sinkroni adalah batu fondasi yang menjadi landasan di bangunnya aspek-aspek lain. Kegagalan dalam sinkroni merusak kompetensi sosial, membuat interaksi menjadi tidak selaras. Sinkroni memungkinkan kita bergerak dengan anggun melalui tarian nonverbal bersama orang lain dengan tanda-tanda sinkroni mencakup rentang interaksi yang terkonsentrasi secara harmonis, dari senyuman atau mengangguk pada waktu yang tepat untuk semata-mata mengarahkan tubuh kita pada orang lain.

b) Kemampuan presentasi diri

Suatu kemampuan untuk mempresentasikan atau menampilkan diri sendiri secara efektif untuk menghasilkan kesan yang di kehendaki. Salah satu hal yang di pandang penting dalam presentasi diri yaitu adanya kemampuan untuk ”mengendalikan dan menutupi ”. Orang yang mahir dalam pengendalian itu merasa percaya diri dalam segala situasi sosial, memiliki kemampuan untuk tindakan yang pada tempatnya. Mereka dengan mudah bisa tampil tenang dan penuh kendali diri.

c) Kemampuan pengaruh

Adanya suatu kemampuan untuk mempengaruhi orang lain agar dapat membentuk hasil interaksi sosial yang baik. Dengan menggunakan kemampuan bicara yang hati-hati dan adanya kendali diri dan mendekati orang lain dengan perilaku profesional, tenang dan penuh perhatian.

d) Kepedulian

Kepedulian adalah kemampuan seseorang untuk berbelas kasihan, peduli akan kebutuhan orang lain dan melakukan tindakan yang sesuai dengan hal itu. Kepedulian mendorong kita untuk mengambil tanggung jawab apa yang perlu di lakukan dengan baik dan akan menimbulkan orang-orang yang prihatin, yaitu seseorang yang paling bersedia mengambil waktu dan berusaha untuk membantu seorang koleganya.

Sekian artikel Universitas Psikologi tentang Pengertian Social Intelligence dan Aspek-aspek Kecerdasan Sosial Menurut Para Ahli. Semoga bermanfaat.
Universitas Psikologi
Universitas Psikologi Media belajar ilmu psikologi terlengkap yang berisi kumpulan artikel dan tips psikologi terbaru hanya di universitaspsikologi.com | Mari kita belajar psikologi dengan cara yang menyenangkan.

Posting Komentar untuk "Pengertian Social Intelligence dan Aspek-aspek Kecerdasan Sosial Menurut Para Ahli"

Berlangganan via Email