Pengertian Crowding, Ruang dan Interaksi Beserta Contohnya

Pengertian Crowding, Ruang dan Interaksi Beserta Contohnya - Dalam psikologi sosial kita akan membahas dan mengenal apa itu kepadatan dan ruang serta interaksi sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam artikel kali ini Universitas Psikologi akan membahas seputar hal terkait dengan kepadatan atau biasa dikatakan crowding, selain itu pembahasan juga akan menyangkut ruang dan interaksi disertai contohnya masing-masing. Silahkan anda simak dan pahami artikel psikologi dibawah ini mengenai crowding dan ruang dan interaksi.

Pengertian Crowding

Crowding atau kepadatan adalah keadaan psikologis yang terjadi ketika kebutuhan ruang melebihi pasokan yang tersedia (Stokols, 1972). Tingkat kepadatan yang sama mungkin dialami sebagai lebih atau kurang padat karena perbedaan individu (misalnya budaya, kepribadian, jenis kelamin, usia) atau faktor situasional (misalnya durasi temporal, aktivitas, privasi lawan ruang publik,Stokols, 1972).

Kepadatan (density): parameter ruangfisik, jumlah orang atau unit ruang (kepadatan sosial) atau kaki persegi per orang (kepadatan spasial).
Pengertian Crowding, Ruang dan Interaksi Beserta Contohnya
Ruang dalam Crowding
Crowding: pengalaman ketidaknyamanan psikologis yang timbul dari persepsi jumlah ruang yang tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan penghuni. (Stokols, 1972).
Pengertian Crowding, Ruang dan Interaksi Beserta Contohnya
Contoh Crowding #1
Pengertian Crowding, Ruang dan Interaksi Beserta Contohnya
Contoh Crowding #2
Baca juga: Determinisme dan Teori Hubungan Manusia dan Lingkungan
Karena ruang yang tersedia berkurang, crowding (kerumunan atau kepadatan)membuat individu sulit untuk mengatur interaksi sosial, membatasi pilihan perilaku dan mengarah ke invasi ruang pribadi. Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa crowding meninggikan stres fisiologis, orang-orang yang ebih lama mengalami kerumunan, semakin besarderajat stres fisiologisnya.(Evans, 2006). Sebagai contoh, crowding meninggikan konduktansi kulit, tekanan darah dan hormonstres (Evans, 2001).

Terlalu lama berada dalam kepadatan populasi dalam ruangan yang tinggi dapat melemahkan mental dan kesehatan fisik, kinerja tugas, perkembangan anak, dan interaksi sosial (Evans&Saegert, 2000).Individu dalam beberapa budaya tampak mengatasi kepadatan tinggi dengan lebih baik, tapi ketika beban stimulus sistem sensori tubuh overload dan kurangnya kontrolpribadi mengarah padabanyak dampak negatif.

Kepadatan tinggi jangka pendek dapat memiliki hasil positif ketika kondisi sosial dan fisik yang positif. Kepadatan ruangan luar yang tinggi, seperti dikota-kota besar, tentu dapat memberikan berbagai pengalaman sosial dan budaya yang menyenangkan. Secara umum, kepadatan tinggi cenderung memperbesar kondisi sosial yang sudah ada sebelumnya (Freedman, 1975). Untuk mengurangi efek negatif kepadatan tinggi melalui desain lingkungan, lebih banyak ruang tidak selalu diperlukan. Desain lingkungan seperti partisi dan tata ruang dapat meringankan crowding dalam ruangyang terbatas.

Gender dapat memoderasi efek stressor crowding. Secara umum, pria menunjukkan reaksi fisiologis yang lebih kuat ketika berada dalam kerumunan (crowding) daripada wanita, seperti tekanan darah tinggi (Evans, Lepore, Shejwal, &Palzane, 1998). Secara hipotesis, perbedaan gender dalam reaksi terhadap crowding bisa berasal dari orang-orang yang memiliki zona ruang pribadi lebih besar daripada wanita, atau perbedaan-perbedaan ini bisa disebabkan karena laki-laki memiliki kecenderungan kurang bersahabat, dan dengan demikian kurang toleransi untuk crowding dibandingkan pada wanita.

Ketika orang merasa sesak atau berada (crowd) mereka juga mengalami stres psikologis: mereka menunjukkan emosi negatif, ketegangan, kecemasan dan tanda-tanda nonverbal gugup seperti gelisah atau bermain dengan benda berulang (Evans &Cohen, 1987). Crowding secara konsisten terkait dengan penarikan sosial (social withdrawal), mekanisme koping ditandai dengan kontak mata berkurang, menjaga jarak interpersonal yanglebih besar dan penghambatan lebih jelas dalam memulai percakapan. Penarikan sosial pada gilirannya dapat menghambat faktor pelindung seperti pengembangan kesehatan mentaldan pemeliharaan hubungan yang mendukung secara sosial.

Bukti pada crowding, penarikan sosial dan dukungan sosial menekankan pada karakteristik yang menarik pada reaksi individu terhadap kondisi lingkungan suboptimal. Manusia beradaptasi tetapi mereka membayar harga mahal demi adaptasi ini (McEwen, 2002). Misalnya, ketika mereka menghadapi crowding dengan cara penarikan diri, mereka secara tidak sengaja merusak dukungan sosial, sehingga mengurangi sumber daya untuk menangani stres lainnya yang pada akhirnya dapat diterjemahkan sebagai peningkatan risiko untuk kesehatan mental (Evans & Cohen, 2004).

Ruang dan Interaksi Sosial

Mengelola Ruang Sosial

Orang menggunakan ruang fisikdi antara mereka sesuai dengan aturan yang kompleks dan dengan preferensi yang sangat kuat. Meskipun aturan dan preferensi ini tidak selalu disadari, kepentingan mereka penting tiba-tiba menjadi jelas ketika mereka terganggu. Ruang pribadi, teritorial, dan crowding adalah dimensi utama ruang sosial.

Privasi

Privasi adalahpusat-privasi menyediakanperekatyang mengikatempat konsepyang saling terkait (privasi yang diinginkan, mekanisme kontrol interpersonal, privasi yang tercapai, dan optimum atau privasi yang dicapai=privasi yang diinginkan). Privasi adalah proses regulasi di mana seseorang atau kelompok membuat diri mereka sendiri lebih atau kurang dapat diaksesdan terbuka untukorang lain. Konsepruang pribadidanteritorialadalah mekanismeyang digerakkanuntuk mencapaitingkat privasi yang diinginkan. Crowdingadalah kondisisosial di mana mekanisme privasi belum berfungsi secara efektif, sehingga mengalami kelebihankontak sosialyang tidak diinginkan. Perilakuprivasiterkait sifat-sifatberoperasi sebagaisistem yang koheren. (Altman, 1975).

Isolasi Sosial

Privasiyang sebenarnya > privasi yang diinginkan

Crowding

Privasiyang sebenarnya < privasi yang diinginkan
Pengertian Crowding, Ruang dan Interaksi Beserta Contohnya
Gambar. 4 dimensi privasi yang saling mengikat

Ruang Pribadi atau Personal

Sebuah area dengan batas tak terlihat yang mengelilingi tubuh seseorang di mana pengganggu tidak bisa datang (Sommer, 1969). Ruang pribadi adalah jarak dan komponen orientasi dinamis hubungan interpersonal (Gifford, 2007). Gambar Dimensi rata-rata ruang pribadi bagi mahasiswa Amerika Utara, jarak ini akan berbeda berdasarkan budaya dan situasi (dari Gifford, 2007).
Pengertian Crowding, Ruang dan Interaksi Beserta Contohnya
Batas atau Jarak Privasi
Inferensi atau gambaran tentang orang lain sering diambil berdasarkan jarak antar personal yang dipilih seseorang (Patterson&Sechrest). Banyak pengaruh personal dan situasional yang berinteraksi dengan preferensi tertentu untuk jarak antar pribadi. Misalnya, laki-laki memiliki ruang pribadi yang lebih besar.

Daya tarik dan kerjasama umumnya menyebabkan jarak interpersonal yang lebih dekat, sedangkan konteks yang kurang positif seperti stigma dan status yang tidak sama menyebabkan jarak yang lebih besar. Ketika pengaturan fisik kurang luas, jarak interpersonal yang lebih besar akan dipilih oleh seseoang. Dalam hal ini, terdapat perbedaan budaya terkait jarak interpersonal (Hall).
Pengertian Crowding, Ruang dan Interaksi Beserta Contohnya
Contoh Ruang dan Jarak #1
Antropolog Edward T. Balai menjelaskan empat level jarak sosial yang terjadi dalam situasi yang berbeda:

Jarak intim -6 sampai 18 inci

Tingkatjarak fisik inisering menunjukkanhubungan yang lebih dekatataukenyamanan yang lebih besarantar individu. Hal ini seringterjadi selamahubungan intimsepertimemeluk, berbisik, ataumenyentuh.

Jarak pribadi -1,5 -4 kaki

Jarak fisikpada tingkat inibiasanya terjadi antaraorang-orangyang menjadi anggotakeluarga atauteman dekat. Semakin dekatorang-orangdapatdengan nyamanberdirisaat berinteraksidapatmenjadi indikatorkeintimanhubungan.

Jarak sosial -4 sampai 12 kaki

Tingkatjarak fisik ini sering digunakan dengan individu yang baru kenal. Dengan seseorang yang Anda kenal cukup baik, seperti rekan kerja, melihat orang yang ketemu beberapa kali dalam seminggu, seseorang merasa lebih nyaman berinteraksi pada jarak yang lebih dekat. Dalam kasus di mana Anda tidak tahu orang lain juga, seperti sopir pengiriman pos, seseorang hanya melihat sekali dalam sebulan, jarak 10 sampai 12 kaki akan dirasa lebih nyaman.

Jarak publik-12 sampai 25 kaki

Jarak fisik pada tingkat ini sering digunakan dalam situasi berbicara di depan umum. Berbicara di depan kelas penuh mahasiswa atau memberikan presentasi di tempat kerja adalah contoh dari jarak publik.
Pengertian Crowding, Ruang dan Interaksi Beserta Contohnya
Jarak Sosial
Sekian artikel Universitas Psikologi tentang Pengertian Crowding, Ruang dan Interaksi Beserta Contohnya. Semoga bermanfaat.

Daftar Pustaka

  • Anne Mairs. (2007). Islands and human impact. University of Edinburgh, Unpublished PhD Thesis. 398 pp. 
  • Altman, I. (1975). The environment and social behavior: Privacy, personal space, territoriality,and crowding. Monterey, CA: Brooks/Cole. 
  • Baker, M. A., & Holding, D. H. (1993). The effects of noise and speech on cognitive task performance. Journal of General Psychology, 120, 339–355. 
  • Bechtel, B, R., & Churchman, A. (2002). Handbook of environmental psychology. John Wiley & Sons, Inc. 
  • Evans, G. W., & Saegert S. (2000). Residential crowding in the context of inner city poverty. In S. Wapner, J. Demick, C. T. Yamamoto, & H. Minami (Eds.), Theoretical perspectives in environment-behavior research: Underlying assumptions, research problems , and methodologies (pp. 247–267). New York: Kluwer Academic/Plenum Publishers. 
  • Freedman, J. L. (1975). Crowding and behavior. San Francisco: Freeman. 

Berlangganan artikel terbaru via email:

0 Response to "Pengertian Crowding, Ruang dan Interaksi Beserta Contohnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel