Pengertian Seleksi, Penempatan, dan Perbedaan Individual Kepribadian (Bagian Pertama)

Pengertian Seleksi, Penempatan, dan Perbedaan Individual Kepribadian (Bagian Pertama) - Salah satu dari aplikasi psikologi yang paling awal tentang permasalahan sumber daya manusia (SDM) menyangkut seleksi karyawan, penempatan karyawan, dan mengenal perbedaan individu karyawan pada institusi harus dilakukan dengan penilaian orang untuk seleksi dan penempatan yang tepat. Selama Perang Dunia I penggunaan pertama test psikologi dalam skala besar telah diterapkan untuk menentukan tugas atau penempatan pada Angkatan Perang Amerika. Sesudah perang, institusi besar melihat nilai potensial atas penilaian pelamar kerja untuk seleksi dan keputusan ketenagakerjaan lainnya, dan penggunaan test serta teknik lainnya menjadi hal yang lazim. Perkembangannya hingga saat ini tidak hanya di Amerika Serikat, tetapi juga pada banyak negara industri, meliputi Kanada, Eropa Barat, dan Israel (McCulloch, 1993).

Artikel ini mendiskusikan lima teknik penilaian karakteristik yang sering digunakan untuk seleksi dan penempatan. Suatu test psikologi terdiri dari paket materi atau tugas standar yang mana seseorang harus melengkapinya pada kondisi di bawah tekanan. Kebanyakan melibatkan tugas ”kertas dan pensil”, seperti menjawab pertanyaan atau memecahkan masalah, meskipun beberapa pelibatan manipulasi obyek fisik untuk menilai karakteristik keterampilan manual atau koordinasi tangan dan mata. Test psikologi dapat digunakan untuk menilai kemampuan, minat, pengetahuan, kepribadian, dan keterampilan. Inventarisasi biografi menanyakan pengalaman yang relevan, seperti tingkat pendidikan dan pengalaman kerja. Beberapa blanko dibuat secara detil, menanyakan tidak hanya sekitar fakta obyektif, tetapi juga pendapat dan reaksi subyektif. Wawancara adalah suatu pertemuan tatap muka antara pelamar dengan seseorang dari institusi pengguna yang akan menggunakan masukannya untuk membuat keputusan.

Sampel kerja adalah test yang meminta seseorang untuk melaksanakan suatu pekerjaan simulasi. Orang tersebut diberi peralatan dan materi, serta harus melaksanakan tugas tertentu, seperti merakit motor, pada kondisi di bawah tekanan. Suatu penilaian terpadu melibatkan satu rangkaian latihan yang mengukur seberapa baik seseorang dapat melaksanakan sampel tugas dari suatu pekerjaan. Itu biasanya digunakan untuk menilai potensi bagi manajemen atau pekerjaan ”kerah putih” lainnya.

Pengertian Seleksi, Penempatan, dan Perbedaan Individual Kepribadian (Bagian Pertama) 
image source: ceb(dot)shl(dot)com 
Baca juga: Pengertian Psikologi Eksperimen dan Peran Metode Eksperimen
Masing-masing dari lima teknik penilaian tersebut dapat digunakan untuk menentukan kesesuaian seseorang pada pekerjaan tertentu. Sering lebih dari satu teknik digunakan secara bersamaan untuk mencoba mendapatkan gambaran lengkap seberapa baik karakteristik individu sesuai dengan keperluan suatu pekerjaan. Kenyataannya, penggunaan teknik penilaian ini tidak hanya untuk seleksi dan penempatan. Teknik tersebut dapat bermanfaat untuk pengembangan karyawan dengan menunjukkan kelemahan dan kekuatan seseorang, yang kemudian bisa disarankan untuk suatu pelatihan.

Manfaat Seleksi

Penelitian membuktikan bahwa dengan pendekatan ini dapat menghasilkan karyawan yang baik, tetapi dampak bagi keseluruhan organisasi belum terbukti. Psikolog I/O telah membuat prosedur matematik untuk melakukan analisaa dari prosedur seleksi.

Salah satu dari fungsi organisasi yang penting adalah rekrutmen dan seleksi calon karyawan. Agar tetap efektif, organisasi harus selalu mendapatkan inndividu yang terampil dan memiliki atribut atau KSAO untuk melaksanakan pekerjaan.

Untuk mendapatkan individu yang dimaksud diatas, prosedur yang digunakan adalah:
  • Merencanakan kebutuhan tenaga kerja baru
  • Rekrutmen
  • Seleksi
  • Membuat individu bersedia menerima pekerjaan
Seleksi karyawan tidak hanya merupakan proses yang melibatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga proses hukum. Di banyak negara industri memiliki hukum yang melarang diskriminasi dalam kegiatan seleksi. Di Amerika adalah ilegal melakukan praktek diskriminasi atas dasar warna kulit, usia, cacat, gender, ras, agama, dan asal negara.

Pengertian Penempatan

Merupakan proses penugasan pekerjaan spesifik kepada masing-masing dari kandidat terpilih. Mencakup penugasan pada tingkatan spesifik dan tanggung jawab secara individual

Mengimplikasikan kecocokan antara persyaratan pekerjaan dengan kualifikasi kandidat akan keahlian, kemampuan, potensi, kapasitas, dan ekspektasi mereka terhadap organsiasi.

Makna Penempatan

  • Meningkatkan moral pekerja 
  • Membantu dalam mengurangi turnover pekerja 
  • Membantu dalam mengurangi absenteeism
  • Membantu mengurangi tingkat konflik 
  • Menghindari ketidak cocokan antara kandidat dan pekerjaan 

Manfaat Penempatan

  • Kinerja yang baik 
  • Mampu bekerja sama dengan orang-orang lain dengan mudah dan memajukan diri 
  • Mempertahankan semangat yang tinggi 
  • Belajar dalam bekerja dan membuat kemajuan dalam pekerjaan 
  • Menghindari kesalahan dan error

Perbedaan Individual

Pengertian Seleksi, Penempatan, dan Perbedaan Individual Kepribadian (Bagian Pertama)

Masing-masing orang memiliki perbedaan pada kemampuan. Mereka yang memiliki kemampuan mental pada level yang lebih tinggi mungkin mampu belajar dalam waktu singkat untuk memberikan kinerja yang baik. Beberapa mungkin menyerah karena kegagalan untuk meraih dasar ilmunya.

Perbedaan Individual dalam 3 Bagian Besar

Karakteristik biografis:

  • Umur 
  • Gender 
  • Status pernikahan 
  • Tenure 
  • Kemampuan 

Intelektual (dapat dilihat melalui Tes Weschler, Binet, IST, CFIT, dll.)

  • Yang mencakup: Kemampuan verbal, Kemampuan berhitung , Analisis , Ingatan, dll 

Kemampuan Fisik

  • Berkaitan dengan kebutuhan stamina dalam menyelesaikan pekerjaannya, seperti stamina yang berbeda yang harus dimiliki Buruh pabrik, Pekerja tambang, Pekerja konstruksi, dll.

Perbedaan Kepribadian

Kepribadian:

  • Pola pikir, emosi dan tingkah laku yang cenderung menetap dan membuat karakteristik pada individu, sejalan dengan proses psikologis yang melandasi karakteristik tersebut. 
  • Kepribadian individu unik dan menyesuaikan dalam tiap situasi.

Big Five Personality

Ciri kepribadian:

  • Extraversion. Ekstroversi adalah orang yang senang bersosialisasi, lawannya introversi adalah orang yang pendiam dan pemalu.
  • Agreeableness. Kemampuan untuk bersepakat adalah orang yang kooperatif, lawannya adalah antagonistik yaitu permusuhan.
  • Conscientiousness. Kemampuan untuk mendengarkan suara hati adalah sifat yang gigih, bertanggung jawab, lawannya adalah orang yang bingung.
  • Emotional stability. Stabilitas emosi adalah orang yang mampu bertahan terhadap stres merasa percaya diri, lawannya adalah orang yang cemas, gugup, dan selalu merasa tertekan.
  • Openness to experience. Keterbukaan terhadap pengalaman yaitu orang yang menerima hal-hal baru, kreatif, lawannya adalah orang yang konservatif

Myers Briggs Type Indicators (MBTI)

MBTI atau Myers-Briggs Type Indicator merupakan instrumen tes kepribadian individu. MBTI dikembangkan oleh Katharine Cook Briggs dan putrinya yang bernama Isabel Briggs Myers. Pada Era Perang Dunia II membantu pencari kerja menemukan pekerjaan yang cocok seperti pilot, manajer, dokter.

Hal ini patut diperhatikan dalam proses rekrutmen, seleksi, dan penempatan untuk memastikan bahwa posisi yang dibutuhkan organisasi diisi oleh pribadi yang tepat, sesuai dengan karakteristik yang melekat pada individu tersebut.

Setelah membaca artikel di atas diharapkan anda melanjutkan membaca pada bagian kedua dan ketiga agar dapat memahami keilmuan psikologi industri dan organisasi dengan baik:

Sekian artikel Universitas Psikologi tentang Pengertian Seleksi, Penempatan, dan Perbedaan Individual Kepribadian (Bagian Pertama). Semoga bermanfaat

Berlangganan artikel terbaru via email:

0 Response to "Pengertian Seleksi, Penempatan, dan Perbedaan Individual Kepribadian (Bagian Pertama)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel